11.500 Wanita Melaporkan Kekerasan di Malaga Antara 2015 dan 2019

Dipublikasikan oleh : Lagu Togel

11.500 Wanita Melaporkan Kekerasan di Malaga Antara 2015 dan 2019. Gambar: Wikimedia

SEKITAR 11.500 perempuan melaporkan kekerasan di Malaga antara 2015 dan 2019, telah terjadi.

Angka menunjukkan lebih dari 11.000 perempuan di Malaga membuat laporan kekerasan.

Menurut Kementerian Dalam Negeri, provinsi Malaga mencatat 11.472 perempuan melaporkan kasus kekerasan.

Dari mereka, 3.636 berusia antara 18 dan 30, 3.770 antara 31 dan 40, dan 2.482 antara 41 dan 50.

Jumlah tersebut menunjukkan 7.206 laporan dibuat oleh wanita Spanyol, sementara 1.550 berasal dari negara-negara Uni Eropa lainnya, 435 dari seluruh Eropa, dan 684 dari Maghreb.

Kementerian Dalam Negeri mengatakan bahwa antara 2015 dan 2019 para perempuan tersebut mengajukan 28.235 laporan, termasuk 10.350 kasus kekerasan gender, 1.686 KDRT dan 988 karena hubungan lain.

Para pejabat mengatakan tahun 2019 menunjukkan jumlah tertinggi serangan fisik terhadap wanita, termasuk peningkatan pembunuhan.

Berita itu muncul setelah pengadilan menemukan seorang pria Torrox bersalah membunuh istrinya.

Jaksa sekarang meminta 19 tahun penjara untuk pria yang menikam istrinya 10 kali di Torrox, membunuhnya.

Pria itu dinyatakan bersalah atas pembunuhan dan kekerasan dalam rumah tangga setelah pengadilan memutuskan dia telah menyerang istrinya, yang berbagi dua anak dengannya, selama hubungan mereka.

Pasangan itu telah bersama selama 14 tahun ketika insiden itu terjadi di sebuah rumah di Torrox.

Insiden itu terjadi di Torrox menyusul pertengkaran antara pasangan tersebut, yang berakhir dengan pembunuhan wanita tersebut.


Terima kasih telah meluangkan waktu membaca artikel berita “11.500 Perempuan Dilaporkan Kekerasan di Malaga Antara 2015 dan 2019” ini. Untuk berita harian Inggris lainnya, berita harian Spanyol, dan berita Global, kunjungi Halaman beranda Euro Weekly News.