43 Persen Anak Muda di Malaga Tinggal Bersama Orang Tua

Dipublikasikan oleh : Keluaran SDY

Semakin Banyak Anak Muda di Malaga yang Terus Tinggal Bersama Orang Tua. Gambar – Pixabay

43 persen anak muda dari Malaga berusia antara 25 hingga 34 tahun terus tinggal bersama orang tua mereka.

Semakin banyak anak muda di Malaga yang belum meninggalkan sarang keluarga karena kurangnya sumber daya untuk mendapatkan pekerjaan yang stabil, menjadi mandiri dan memulai keluarga sendiri.

Peningkatan pengangguran kaum muda, yang berada di atas 50 persen di Andalusia, dan kekurangan sewa yang sangat parah di provinsi Malaga, berkontribusi pada keterlambatan orang muda meninggalkan rumah keluarga, menurut Survei Rumah Tangga Berkelanjutan terbaru oleh INE.

Menurut survei tersebut, persentase kaum muda yang tinggal bersama orang tua mereka telah meningkat enam poin dalam lima tahun terakhir dan sekarang di atas rata-rata Andalusia dan nasional.

Pada kelompok usia 25 hingga 34 tahun, tinggal di rumah keluarga adalah situasi yang paling umum, dan survei INE menunjukkan bahwa hanya 27 persen dari kaum muda dari Malaga yang memiliki anak. 13,6 persen hidup dengan pasangannya dan 8,1 persen hidup sendiri.

4,2 persen dari kelompok usia tinggal dengan orang lain yang tidak terkait dengan mereka dan 3,7 persen tinggal dengan kerabat yang bukan orang tua atau anak-anak mereka. Pada kelompok usia berikutnya, dari 35 hingga 44 tahun, lebih dari 10 persen masih tinggal bersama orang tua mereka.

Survei Rumah Tangga Berkelanjutan juga mengungkapkan bahwa rata-rata jumlah keluarga semakin berkurang, sedangkan jumlah orang yang tinggal sendiri meningkat. Jumlah rata-rata keluarga jatuh dari tahun ke tahun, namun Malaga sedikit di atas rata-rata nasional sebesar 2,50, yaitu 2,58.

Selama lima tahun terakhir, jumlah orang yang hidup sendiri telah meningkat 6.100, yang mewakili 24,6 persen dari seluruh rumah tangga. Dibandingkan dengan ini, sekarang ada 9.100 keluarga inti lebih sedikit (pasangan dengan satu atau lebih anak) dibandingkan lima tahun lalu. Ada juga penurunan dalam keluarga dengan orang tua tunggal (sekarang menjadi 70.000 dari 78.000), dan lebih banyak pasangan tanpa anak (129.000 dari 124.000).

Penurunan angka kelahiran dan populasi yang menua merupakan kontributor perubahan peta rumah tangga tersebut.

Sumber: SUR