Dealer Mencoba Menyelinap Hampir 2.000 Kilo Narkoba ke Spanyol

Dipublikasikan oleh : Hongkong Prize

Dealer Mencoba Menyelinap Hampir 2000 Kilo Narkoba ke Spanyol Kredit: Pixabay

BOAT disita saat para pedagang mencoba menyelundupkan hampir 2.000 kilogram obat bius ke Spanyol dengan perahu.

Dalam operasi yang dilakukan pada Minggu, 14 Februari, Guardia Civil berhasil menyita 45 bal obat yang mengandung hampir 2.000 kg ganja. Kapal itu disita di lepas pantai di perbatasan Granada dan Almeria dan dua orang ditahan.

Awalnya tidak disangka bahwa ini adalah penggerebekan narkoba karena kapal yang terlihat membawa imigran ke Spanyol. Kapal itu terdeteksi sekitar 20 mil dari Rabita-Albuñol, saat menuju pantai Spanyol. Itu terdeteksi oleh Sistem Pengawasan Eksternal Terpadu (SIVE) yang digunakan oleh Penjaga Sipil di Granada.

Sipil Guardia meminta dinas Maritim Motril untuk mengirim perahu untuk mencegat kapal yang masuk yang berlayar dengan cara yang tidak menentu dan dianggap membawa imigran.

Patroli keamanan juga diaktifkan jika kapal berhasil mencapai pantai di sepanjang garis pantai Granada. Hanya satu jam kemudian perahu itu dicegat dari pantai Adra di mana ditemukan bahwa kapal itu tidak membawa pendatang.

Ketika kapal dicegat dan agen yang diinspeksi menemukan bahwa kapal itu berisi dasar ganda yang digunakan untuk menyembunyikan obat-obatan. Para agen berhasil menemukan 45 paket goni ganja.

Guardia Civil menyita perahu dengan obat-obatan dan dua tahanan dibawa ke Pelabuhan Motril.


Terima kasih telah meluangkan waktu membaca artikel berita ini “Dealer Mencoba Menyelinap Hampir 2000 Kilo Narkoba ke Spanyol“. Untuk berita harian UK lainnya, berita harian Spanyol dan berita Global, kunjungi beranda Euro Weekly News.


Artikel sebelumnyaBREAKING NEWS: Varian Covid Inggris dan California Bergabung Menjadi Mutasi Baru

Alex Glenn

Alex Glenn adalah reporter untuk surat kabar berbahasa Inggris terbesar di Spanyol, Euro Weekly News. Sebelumnya dia bekerja di NHS selama 15 tahun hingga pindah ke Spanyol pada tahun 2018. Dia menyukai gaya hidup, bahasa dan budaya Spanyol dan menghabiskan beberapa tahun belajar bahasa Spanyol sebelum pindah ke Spanyol untuk kualitas hidup yang lebih baik. Dia telah membuat rumahnya di pegunungan di Almeria, di mana dia senang menjadi bagian dari komunitas pedesaan yang memiliki campuran ekspatriat dan penduduk Spanyol. Di waktu luangnya, dia menikmati hiking, membaca dan menjelajahi daerah tempat tinggalnya.