Para imigran ilegal akan hadir di pengadilan atas tuduhan pemerkosaan berkelompok

Dipublikasikan oleh : Keluaran Sidney

KREDIT: Pixabay

EMPAT imigran gelap yang ditangkap karena diduga memperkosa seorang wanita, 36 tahun, di daerah Gran Canaria, Puerto Rico, dijadwalkan hadir di pengadilan hari ini.

Menurut sebuah laporan di Hari itu, salah satu dari mereka sebelumnya pernah ditangkap karena kejadian serupa di daerah Mogan, dan kemudian dibebaskan.

Dia dan tiga orang lainnya, semuanya warga Afrika Utara yang tiba di Gran Canaria dengan perahu dan telah diusir dari pusat imigran tempat mereka semula tinggal, ditangkap pada hari Senin, 1 Maret.

Pagi ini, Rabu 3 Maret, mereka dijadwalkan hadir di pengadilan untuk menjawab dakwaan pelecehan seksual.

Peristiwa yang diduga terjadi di taman yang terletak di jurang Agua La Perra, Jumat malam lalu, menurut pengaduan yang dilayangkan oleh korban.

Korban berusia 36 tahun, yang dilaporkan oleh pers sebagai orang Irlandia, telah tinggal di daerah itu selama beberapa tahun, dan mengatakan bahwa dia telah mendekati sekelompok anak muda untuk menanyakan keadaan mereka dan melihat apakah dia dapat membantu mereka, ketika pemerkosaan geng terjadi. Dia mengajukan keluhan pada hari Minggu.

Seorang dokter memastikan bahwa luka yang diderita oleh wanita tersebut mungkin disebabkan oleh kekerasan seksual.

Guardia Civil di kantor Puerto Rico-Mogan melakukan penyelidikan untuk menemukan dan menangkap tersangka pelaku.

Wali Kota Mogan, Onalia Bueno, kemarin mengatakan jika dikonfirmasi, pihaknya berharap para tahanan akan dipindahkan ke Foreigners Internment Center (CIE) di Las Palmas de Gran Canaria agar nantinya bisa dideportasi.


Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel berita ini “Para imigran gelap untuk hadir di pengadilan atas dugaan pemerkosaan berkelompok”. Untuk lebih banyak berita harian Inggris Raya, berita harian Spanyol dan berita Global, kunjungi halaman utama Berita Mingguan Euro.