Penjara El Acebuche Almeria Menjadi Pembawa Acara TV

Dipublikasikan oleh : Hongkong Prize

Penjara El Acebuche Almeria Memandu Acara TV Kredit: Pixabay

Penjara El Acebuche Almeria menyelenggarakan acara TV, yang bahkan menampilkan narapidana sebagai figuran.

Penjara El Acebuche di Almeria Spanyol telah menjadi tuan rumah serial TV Belanda Buza karena beberapa adegan difilmkan di tempat di penjara pada hari Minggu 4 April. Ini bukan satu-satunya serial TV yang menampilkan latar belakang Almeria untuk sebuah serial TV sebagai Smoking Gun – A Murder Mystery berharap untuk syuting di Almeria’s Tabernas Desert bulan Juni ini.

Produser Belanda Aty Soesbergen, telah memilih latar belakang Almeria untuk Buza dan telah berbasis di daerah Almeria sejak 1993.

Nama seri Belanda berasal dari julukan yang diberikan kepada Kementerian Luar Negeri. Pertunjukan yang saat ini di produksi disutradarai oleh Frank Ketelaar dan diproduksi oleh BNN / VARA.

Pertunjukan ini berbasis di Georgetown, yang merupakan negara fiktif dan pemirsa akan tertarik dengan liku-liku diplomatik sepanjang pertunjukan.

Penjara itu adalah rumah bagi berbagai adegan yang bahkan mengejutkan termasuk para tahanan yang dieksekusi dengan cara digantung. Penjara El Acebuche Almeria bukan satu-satunya lokasi yang ditampilkan dalam pertunjukan sebagai Sekolah Seni, sebuah jalan di lingkungan La Chanca dan juga Plaza Vieja akan digunakan juga.

Juga di Almeria, the Smoking Gun – A Murder Mystery producer telah meminta pemerintah Spanyol untuk mengizinkan mereka membuat film dari 1 Juni hingga 14 Juni di Almeria’s Tabernas Desert. Pertunjukan tersebut bertujuan untuk menggunakan Gurun Tabernas sebagai latar belakang lokasi militer. Jika disetujui, gurun akan digunakan untuk mengambil gambar adegan di markas besar Tentara Kontravolusioner Nikaragua.


Sumber: Diario de Almeria


Alex Glenn

Alex Glenn adalah reporter untuk surat kabar berbahasa Inggris terbesar di Spanyol, Euro Weekly News. Sebelumnya dia bekerja di NHS selama 15 tahun hingga pindah ke Spanyol pada tahun 2018. Dia menyukai gaya hidup, bahasa dan budaya Spanyol dan menghabiskan beberapa tahun belajar bahasa Spanyol sebelum pindah ke Spanyol untuk kualitas hidup yang lebih baik. Dia telah membuat rumahnya di pegunungan di Almeria, di mana dia senang menjadi bagian dari komunitas pedesaan yang memiliki campuran ekspatriat dan penduduk Spanyol. Di waktu luangnya, dia menikmati hiking, membaca, dan menjelajahi daerah tempat tinggalnya.