Sedikitnya 28 orang tewas di tempat pembuangan keringat ilegal di Tangier

Dipublikasikan oleh : Keluaran Sidney

KREDIT: Pixabay

Sedikitnya 28 orang tewas di sebuah toko keringat ilegal di Tangier, Maroko.

Peristiwa itu rupanya terjadi saat banjir menyebabkan korsleting di bengkel ilegal yang terletak di garasi bawah tanah di kawasan pemukiman pada Senin pagi, 8 Februari.

Menurut Perlindungan Sipil di kota tersebut, 28 orang telah ditemukan tewas dan 17 lainnya telah diselamatkan. Mereka yang diselamatkan telah dibawa ke rumah sakit setempat. Sebagian besar korban adalah perempuan.

Korsleting, dikombinasikan dengan air banjir dari hujan lebat pada Senin dini hari, menyebabkan korban meninggal karena sengatan listrik, menurut laporan awal. Beberapa korban selamat tetap terjebak di bengkel yang terendam banjir selama beberapa jam. Investigasi untuk menentukan bagaimana insiden itu terjadi akan dilakukan.

Pemilik sweatshop telah ditangkap untuk diinterogasi dan banyak yang meminta Kejaksaan Agung untuk menuntutnya dengan tindak pidana kelalaian.

Pihak berwenang setempat mengaku tidak mengetahui keberadaan sweatshop di daerah tersebut, meski warga di daerah tersebut mengatakan sudah ada di sana selama beberapa tahun.

Tragedi itu mengejutkan negara, membuat banyak orang mengutuk kurangnya tindakan pencegahan keselamatan di pabrik pembuat tekstil di seluruh negeri, banyak di antaranya ilegal.


Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel berita ini “Sedikitnya 28 orang tewas di tempat pembuangan keringat ilegal di Tangier”. Untuk berita harian Inggris lainnya, berita harian Spanyol dan berita Global, kunjungi halaman utama Berita Mingguan Euro.