Uni Eropa Tuntut Turki Ambil Kembali Migran Dari Yunani

Dipublikasikan oleh : Keluaran Sidney

Uni Eropa Tuntut Turki Ambil Kembali Migran Dari Yunani. gambar Wikipedia

Uni Eropa Tuntut Turki Ambil Kembali Migran Dari Yunani.

Pejabat Uni Eropa mengatakan kepada pemerintah Turki pada hari Senin bahwa mereka harus “segera” melanjutkan penerimaan migran dari Yunani, tempat ribuan orang ditahan di kamp-kamp. Blok tersebut mencapai kesepakatan dengan Ankara pada 2016 bahwa mereka akan menarik kembali pencari suaka dari pulau-pulau Yunani yang lamarannya ditolak.

Tetapi ketegangan telah berkobar antara anggota UE Yunani dan Siprus selama perselisihan maritim yang telah berlangsung selama puluhan tahun dengan Turki. “Saya menyerukan kepada Turki untuk segera melanjutkan kembali pemulangan migran dari Yunani,” kata Komisaris Dalam Negeri UE Ylva Johansson selama kunjungan ke pulau Lesbos, yang menampung lebih dari 8.000 pencari suaka.

Komentarnya muncul ketika para diplomat mengumumkan bahwa politisi Uni Eropa Ursula von der Leyen dan Charles Michel akan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan minggu depan mengenai migrasi dan masalah regional lainnya.

Presiden Komisi Eropa dan kepala Dewan Eropa mengadakan panggilan video dengan Erdogan awal bulan ini. Tetapi Turki, negara kandidat UE, belum mengadakan pertemuan puncak resmi dengan kedua pemimpin UE itu sejak Maret 2020, ketika Erdogan bertemu Michel dan von der Leyen di Ankara.

Pemerintah Turki pekan lalu mengatakan telah menarik diri dari konvensi yang melindungi perempuan dari kekerasan, yang memicu kecaman keras dari para aktivis hak asasi manusia. Komisi Eropa, eksekutif Uni Eropa, pada Senin menjanjikan 276 juta euro uang Uni Eropa untuk kamp-kamp baru di pulau Lesbos, Chios, Samos, Kos dan Leros.

LSM memperkirakan ada hampir 14.000 migran yang ditampung di sana. Menteri Migrasi Yunani Notis Mitarachi menggemakan seruan Johansson, mendesak Ankara untuk menerima 1.450 migran yang permohonan suaka telah ditolak.

Dia mengatakan kamp migran baru sedang dibangun untuk menampung populasi migran, dengan satu di Samos akan selesai pada Juni dan lainnya di Kos dan Leros pada September.


Terima kasih telah meluangkan waktu membaca artikel berita ini “EU Minta Turki Ambil Kembali Migran Dari Yunani”. Untuk berita harian Inggris lainnya, berita harian Spanyol, dan berita Global, kunjungi Halaman beranda Euro Weekly News.